Cara Pemasangan Dinding Bata

Cara Pemasangan Dinding Bata




Cara pasang dinding rumah memang terdengar mudah, padahal ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Yaitu segi  kekuatan, kelurusan pasangan, ketegakan dan pengaruh kesikuan terhadap ruangan dan yang perlu diperhatikan juga adalah keamanan sewaktu pemasangan dan juga keefesienan pemakaian material. 
Cara Pasang Dinding Rumah dengan Material Bata Merah

1. Periksa posisi penempatan dinding.
Kondisi pondasi/ sloof  harus bersih dan memiliki alur pengikatan antara sloof ke pasangan bata.  Bila terdapat kotoran atau lumpur pada sloof harus dibersihkan dulu  agar pengikatan dinding dengan sloof terikat dengan baik. Demikian pula pada kolom harus dipastikan tersedia angkur untuk pengikatan ke dinding.

2. Buatlah Garis Benang pada Bagian Dinding yang akan dipasangkan
Jika kondisi sloof dan kolom sudah bersih, kemudian lakukan pembuatan garis benang pada bagian dinding yang akan dipasangkan. Untuk garis lurus secara horizontal lakukan pembuatan benang pada salah satu sisi bagian pinggir bata yang akan dipasang yaitu dengan penarikan benang dari ujung ke ujung  dinding.
Untuk ketegakan yang dibuat secara tegak lurus secara vertical terhadap benang horizontal yang sudah dibuat, pembuatan garis vertical dapat dibuat pada kolom yang ada ataupun pembuatan mal bantu dikedua ujung dinding yang akan dipasangkan.

3. Mulai Pasang Bata Merah
Bila benang horizontal pada pemasangan awal telah terpasang. kemudain pasangatau susun  bata pada kedua ujung bagian dinding yang akan dipasangkan, kemudian lanjutkan dengan satu demi satu sampai tercapai sambungan dari ujung keujung.
Lakukan pengecekan  leveling  diatas  batu bata yang sudah terpasang. Pastikan semua pasangan bata dalam keadan rata. Jika sudah rata, Anda harus pastikan pula ketebal mortar harus tetap sama dan demikian juga pengisian mortar  antar bata harus sama.

4. Koreksi Struktur Dinding
Jika ketika pemasangan terdapat perbedaan ketinggian bata, maka untuk mendapatkan kerataan dapat dilakukan dengan memukul ujung bata dengan perlahan hingga bata tetap rata, pemukulan ini bisa dilakukan dengan kondisi adukan masih dalam keadaan basah.
Jika adukan atau mortar sudah kering  maka mortar harus diambil dan diganti dengan adukan atau mortar baru.

5. Ratakan (Plester) Permukaan Dinding Bata Dengan Mortar
Jika bata telah dipasangkan dalam beberapa rangkaian, kadang adukan atau mortar ada yang berlebih atau bahkan sampai meleleh hingga keluar dari sisi pinggir pasangan, jika itu terjadi adukan yang meluber itu harus segera di ratakan dengan menggunakan sendok semen agar permukaan tetap rata.
Jangan biarkan sempat mengering karena hal ini sangat mempengarui kerapian dan kerataan dinding saat pelaksanaan plesteran.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel