Mengenal Fungsi Sloof Beton
Mengenal Fungsi Sloof Beton Rumah dan Macamnya
Pengertian Sloof beton rumah merupakan jenis konstruksi beton bertulang yang sengaja di desain khusus luas penampang dan jumlah pembesiannya, disesuaikan dengan kebutuhan beban yang akan dipikul oleh sloof tersebut nantinya.
Dalam menentukan luas penampang (ukuran sloof ini), butuh perhitungan teknis yang tepat agar sloof tersebut nanti “benar-benar mampu” memikul beban dinding bata di atasnya. Untuk itulah, ada baiknya kita menggunakan jasa konsultan untuk menghitung dan mendesain sloof ini.
Fungsi Sloof Beton Rumah
Setelah mengetahui pengertian sloof beton rumah, tentu Anda ingin tahu fungsi sloof. Sloof ini berfungsi untuk memikul beban dinding, sehingga dinding tersebut “berdiri” pada beton yang kuat. Dengan begitu, tidak terjadi penurunan dan pergerakan yang bisa mengakibatkan retak atau pecahnya dinding rumah. Selain itu sloof juga memiliki fungsi sebagai berikut:
1. Menopang atau menerina beban dari bagian bangunan di atasnya, seperti pasangan dinding, pintu, jendela, dan sejenisnya.
2. Meratakan beban yang diterima dari bangunan di atasnya guna disalurkan menuju pondasi.
3. Pengikat antar kolom sehingga struktur bangunan menjadi kaku dan aman terhadap goncangan akibat terpaan angin, gempa, dan sebagainya.
4. Penahan material urugan tanah, pasangan keramik dan berbagai macam pekerjaan lantai bangunan agar dapat tetap berada pada posisi yang semestinya.
5. Sloof dapat pula difungsikan sebagai ornamen untuk memperindah arsitektur bangunan, terutama sloof yang letaknya berada di atas permukaan tanah sehingga dapat langsung terlihat oleh mata memandang.
Macam-macam sloof
1. Konstruksi sloof dari beton bertulang
Konstruksi sloof ini dapat digunakan di atas pondasi batu kali jika pondasi tersebut untuk rumah atau gedung (bangunan) tak bertingkat dengan perlengkapan kolom yang praktis pada jarak dinding kurang lebih 3 m. Untuk ukuran lebar/tinggi sloof beton bertulang ialah > 15/20 cm.
2. Konstruksi Sloof dari kayu
Konstruksi sloof jenis ini sering digunakan pada rumah panggung dengan pondasi tiang kayu (di atas pondasi setempat), sloof dapat dibentuk sebagai balok pengapit. Bila sloof dari kayu ini diletakkan di atas pondasi lajur dari batu atau beton, maka pilih balok tunggal.