Spesifikasi Rumah 36

Inilah Spesifikasi Rumah Type 36 yang Perlu Diketahui





Akhir-akhir ini sering terdengar istilah rumah type 36, ataupun tipe-tipe lainnya. Istilah ini sering digunakan oleh para developer properti untuk mendeskripsikan berbagai pilihan jenis hunian yang mereka tawarkan. Satu perumahan dapat terdiri dari beberapa tipe rumah, atau bahkan hanya terdiri dari satu tipe rumah saja.

Tipe rumah pada akhirnya tak hanya menunjukkan luas area di rumah tersebut, namun dapat pula menjadi patokan harga. Konsumen atau calon pembeli rumah akan sangat dimudahkan sebab dapat memilih rumah sesuai dengan ketersediaan budget yang Anda miliki untuk membeli suatu hunian yang nyaman.

Spesifikasi Rumah
Rumah sederhana tipe 36 artinya rumah memiliki luas bangunan 36 meter persegi. Rumah type 36 ini biasanya memiliki spesifikasi sebagai berikut:

1. Jenis pondasi, umumnya pondasi dibuat dari batu kali
2. Dinding terbuat dari batu bata plester, batako, atau beton
3. Lantai menggunakan keramik atau granit berukuran 60 x 60 cm
4. Carport atau tempat parkir kendaraan memakai batu alam atau cor beton
5. Rangka atap memakai rangka atap baja ringan
6. Genteng terbagi menjadi beberapa opsional. Anda dapat memilih genteng beton, genteng keramik, atau genteng tanah liat
7. Plafon memakai rangka hollow penutup gypsum board, gypsum list
8. Kusen dan pintu berbahan UPVC, aluminium, atau kayu
9. Sanitary dapat menggunakan kloset duduk maupun jongkok, biasanya disebutkan mereknya
10. Instalasi listrik ditentukan dan disesuaikanberapa besar daya listrik di rumah itu, biasanya 900 watt
11. Instalasi air bersumber dari PDAM atau sumur bor.
12. Ruangan: 2 kamar tidur, 1 ruang tamu, 1 kamar mandi, dapur, dan kamar mandi.


Harga Rumah Sederhana Type 36
Rumah type 36 nan sederhana siap pakai yang ditawarkan pengembang biasanya juga dilengkapi dengan informasi berapa luas tanah di mana rumah itu didirikan. Misalnya, rumah sederhana tipe 36/60 artinya rumah memiliki luas bangunan 36 meter persegi dan luas lahan 60 meter persegi.
Data ini nantinya akan digunakan sebagai patokan untuk menghitung berapa harga jual/ beli rumah sesuai NJOP (Nilai Jual Obyek Pajak). Setiap developer rumah memang memiliki harga yang berbeda-beda tergantung luas tanah dan bangunan. Selain itu lokasi bangunan juga menjadi salah satu hal yang dapat mempengaruhi harga jual atau belinya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel